Lebah sekuat persis seperti sumber pakan di sekitarnya. Madu berasal dari nektar dan pertumbuhan koloni dari serbuk sari — dan keduanya bergantung pada tanaman dalam jangkauan terbang lebahmu (kira-kira radius 3 km). Peternak lebah yang mengenal sumber pakan di lahannya tahu kapan harus memperluas koloni, kapan menambah kotak super, dan kapan memberi pakan. Berikut seperti apa tahun beternak lebah dilihat dari sudut pandang tanaman.
Nektar dan serbuk sari — dua hal yang berbeda
Nektar adalah cairan manis bunga yang diubah lebah menjadi madu — ia adalah energi koloni dan bahan baku untuk hasil panenmu. Serbuk sari adalah makanan protein, penting untuk membesarkan anakan; tanpa serbuk sari yang cukup, ratu memperlambat bertelurnya. Sebagian tanaman memberi banyak nektar, sebagian lain kebanyakan serbuk sari, dan yang paling berharga memberi keduanya. Sepanjang musim kamu membutuhkan campuran, bukan hanya satu aliran besar.
Awal musim semi — sumber pakan yang menggerakkan pertumbuhan
Tanaman pertama bukanlah aliran madu yang besar, tetapi sangat penting karena memicu pembesaran anakan musim semi:
- Hazel dan alder — memberi serbuk sari pertama sangat awal
- Dedalu (willow) — sumber awal yang sangat baik untuk nektar maupun serbuk sari
- Dandelion — dorongan kuat untuk pertumbuhan koloni
- Pohon buah (plum, ceri, apel, aprikot) — serbuk sari dan nektar melimpah selama mekarnya kebun buah
Aliran madu utama
Inilah aliran-aliran yang kamu panen madunya, dan yang menjadi dasar perencanaan seluruh musim:
- Akasia (black locust) — aliran paling bernilai di wilayah kita; memberi madu yang pucat dan lembut, tetapi mekar singkat (sering kali hanya 7–10 hari) dan peka terhadap cuaca
- Linden (jeruk nipis) — aliran yang kuat dan harum di awal musim panas, memberi madu yang khas
- Lobak minyak (oilseed rape) — aliran yang awal dan melimpah, tetapi madunya cepat mengkristal jadi panenlah tepat waktu
- Bunga matahari — aliran musim panas yang besar di dataran; madunya cepat mengkristal
- Bunga padang rumput dan hutan — beragam, memberi madu "padang rumput" polifloral yang bernilai
Sumber pakan akhir dan embun madu
Di akhir musim panas dan musim gugur sumber pakan menipis, tetapi ada sumber-sumber yang berharga. Facelia dan soba terkadang ditanam khusus untuk lebah dan memperpanjang masa pakan. Embun madu bukanlah sumber pakan bunga — lebah mengumpulkannya dari daun ketika ada sekresi manis di atasnya; ia memberi madu yang lebih gelap, tetapi madu itu tidak cocok untuk cadangan musim dingin karena membebani usus lebah. Sumber pakan akhir penting karena mengisi cadangan menjelang musim dingin dan menjaga anakan tetap berlanjut.
Tanamlah sesuatu untuk lebah
Jika kamu punya lahan, kamu bisa memperbaiki sumber pakan itu sendiri. Facelia, soba, semanggi, sage, lavender, bunga matahari, dan aneka bunga liar penghasil madu semuanya memberi makan lebah, dan bahkan beberapa di kebun pun membuat perbedaan bagi penyerbuk secara umum. Hindari memotong gulma yang sedang mekar di siang hari selagi lebah terbang, dan jangan pernah menyemprot tanaman yang sedang berbunga dengan insektisida.
Air adalah bagian dari sumber pakan
Lebah membutuhkan air sebanyak nektar — untuk mendinginkan kotak lebah dan mengencerkan pakan. Jika tidak ada sumber alami di dekatnya, sediakan tempat minum dengan papan terapung atau kerikil agar lebah tidak tenggelam. Lebih baik lebahmu minum di tempatmu daripada di kolam renang tetangga.
Lacak sumber pakanmu dari tahun ke tahun
Tanggal mekar berulang, tetapi setiap tahun bergeser mengikuti cuaca. Jika kamu mencatat kapan setiap tanaman berbunga dan bagaimana koloni meresponsnya, dalam beberapa musim kamu membangun "kalender pakan" sendiri untuk lahanmu — sangat berharga untuk perencanaan. Di aplikasi bee-keeper kamu mencatat pengamatan dan tanggal untuk setiap kotak lebah dan peternakan lebah, sehingga gambaran sumber pakanmu terbentuk dengan sendirinya selama bertahun-tahun.