bee-keeper

Tips & panduan · Untuk semua

🕯️

Sarang dan lilin lebah: sarang terbangun, fondasi, dan mengganti bingkai tua

Sarang adalah kerangka kawanan — di sanalah anakan dibesarkan dan madu serta pollen disimpan. Lebah membangunnya sendiri dari kelenjar lilin, dan itu mahal bagi mereka: untuk membuat satu kilogram lilin, mereka membakar beberapa kilogram madu. Maka perlakukan sarang dengan hati-hati, tetapi tanpa takhayul — ia adalah bahan kerja yang harus diperbarui seiring waktu.

Bagaimana lebah membangun sarang

Lebah pekerja muda menyekresikan lilin dalam bentuk serpihan kecil dari kelenjar di bawah perut, lalu mengunyah dan membentuknya menjadi sel-sel heksagonal yang sempurna. Membangun sarang membutuhkan kawanan yang hangat dan aliran nektar yang kuat atau pemberian pakan — paling cepat saat puncak perkembangan musim semi. Sarang baru berwarna pucat, hampir putih, dan rapuh; seiring waktu ia menggelap dari kuning, melalui cokelat, hingga hampir hitam.

Fondasi atau tanpa fondasi

Sebagian besar peternak lebah membiarkan lebah membangun sarang di atas fondasi — lembaran lilin tipis (atau plastik) yang dicetak dengan pola sel dan dipasang ke dalam bingkai. Itu memberi lebah arah, sehingga mereka membangun sarang pekerja yang rata sebidang dengan bingkai.

Kedua pendekatan ini berhasil. Jika Anda baru memulai, fondasi memudahkan pekerjaan.

Seperti apa sarang yang baik dan yang buruk

Sarang yang baik itu rata, sebidang dengan bingkai, dengan sel pekerja yang rapi dan tanpa lubang besar atau tonjolan. Sarang yang buruk Anda kenali dari tanda-tanda yang merusak kesehatan kawanan:

Mengapa dan seberapa sering mengganti sarang tua

Sarang tua yang hitam adalah beban tersembunyi terbesar pada sebuah pekarangan lebah. Selama bertahun-tahun, sel-sel menjadi makin sempit karena tumpukan kepompong, sehingga lebah yang menetas di dalamnya makin kecil. Lebih penting lagi, lilin menyerap dan menahan sisa obat, pestisida, dan agen penyakit (spora nosema, busuk anakan Amerika, dan lainnya).

Jenis sel: pekerja dan jantan

Lebah membangun dua ukuran sel utama. Sel pekerja lebih kecil dan merupakan bagian terbesar dari sarang — pekerja dibesarkan di dalamnya, dan madu serta pollen disimpan di sana. Sel jantan lebih besar, dengan tutup melengkung, untuk membesarkan lebah jantan. Sedikit sarang jantan adalah hal normal bahkan berguna: satu bingkai berisinya menjadi perangkap varroa yang disengaja, karena tungau berkembang biak dengan mudah di anakan jantan.

Menyimpan sarang dan melindunginya dari ngengat lilin

Sarang terbangun adalah harta — ia menghemat berminggu-minggu kerja lebah. Tetapi sarang kosong di luar kotak lebah diserang oleh ngengat lilin, yang larvanya menggerogoti dan menghancurkannya, terutama sarang gelap yang pernah menampung anakan.

Melebur dan menggunakan kembali lilin lebah

Jangan buang sarang tua, tutup hasil panen, atau serpihan sarang liar — leburlah menjadi lilin. Lelehkan dengan uap, dalam pelebur tenaga surya, atau dalam air (jangan pernah di atas api langsung, karena mudah terbakar). Lilin bersih dipakai untuk fondasi baru, lilin penerang, atau kosmetik. Banyak peternak lebah menukar lilinnya dengan fondasi jadi — hanya berurusanlah dengan pengolah tepercaya, karena fondasi pun dapat membawa penyakit dan residu.

Sarang adalah inventaris hidup pekarangan lebah Anda — di aplikasi Anda dapat melacak usia bingkai dan sarang terbangun per kotak lebah, sehingga Anda selalu tahu sarang mana yang waktunya disingkirkan.

Buka bee-keeper →